MAHARAJA KUTAI MULAWARMAN BERTEMU CEO PUSATKA NEGERI SARAWAK, BAHAS KERJASAMA SEJARAH & BUDAYA



Kuching, Sarawak – Maharaja Kutai Mulawarman, Prof. Dr. M.S.P.A. Iansyah Rechza, FW, PhD, melakukan pertemuan resmi dengan Tuan Haji Japri Bujang Masli, Ketua Pegawai Eksekutif (CEO) Pustaka Negeri Sarawak, pada malam ini di Kuching.

Dalam suasana santai, Tuan Haji Japri Bujang Masli menjemput Maharaja di hotel untuk berdiskusi mengenai sejarah Sarawak dan menikmati suasana malam di kawasan Astana Sarawak.

Pertemuan ini membahas potensi kolaborasi pelestarian sejarah dan kebudayaan antara Kalimantan Timur dan Sarawak.Hasil dari perbincangan tersebut, buku karya Maharaja Kutai Mulawarman bertajuk “Sejarah Kutai” akan dimasukkan ke dalam koleksi Pustaka Negeri Sarawak. 

Undangan resmi akan diatur oleh Kepala Pustaka Negeri Sarawak dan Maharaja Kutai Mulawarman melalui Scavai untuk proses serah terima buku tersebut.

Dengan terbitnya buku Sejarah Kutai yang telah memiliki ISBN dan dapat diakses melalui pencarian Google, karya ini akan menjadi bagian dari daftar pustaka resmi Pustaka Negeri Sarawak. 

Langkah ini menjadi wujud nyata pelestarian sejarah Nusantara lintas batas wilayah mengenai Kehadiran Maharaja Kutai Mulawarman turut didampingi oleh Dato’ Ambran Abubakar, Ketua Pengerusi Group SCAVAI Alliance, dan Amit Palekar, Director of Corporate and MNC Sales Ideal Systems. 

Kehadiran mereka menjadi bagian dari kolaborasi strategis antara SCAVAI Alliance, Opera Academy, dan Ideal Systems di booth pameran yang berlokasi strategis berdampingan pada ajang SEAMEX 2026 di Sarawak.

“Sejarah Kutai adalah bagian dari sejarah besar Nusantara. Dengan masuknya buku ini ke Pustaka Negeri Sarawak, kami berharap hubungan budaya dan sejarah antara Kalimantan Timur dan Sarawak semakin erat,” ujar Maharaja Kutai Mulawarman.

Tentang Maharaja Kutai Mulawarman yang adalah pemegang amanah adat Kerajaan Kutai Mulawarman di Muara Kaman, Kalimantan Timur. Lembaga ini aktif dalam pelestarian warisan budaya, pendidikan perdamaian, dan kerja sama internasional di bidang budaya dan teknologi digital. (MKM)